Lebih dari mimpi, ketika Allah memilihku di jalan ini

Azalea telah berkembang, mekar dengan sangat indah. Peach muda dipadu dengan hiasan perak embun d antara dedaunan yang hijau. Semilir angin bersiulan merdu, membuat sebuah harmoni yg terpadu, bersatu dalam sejuk, dalam damai yang tiada tara. ialah pagi, sesejuk warna emas mentari yang menelusup lembutnya kabut.. Sepanjang jalan menuju belantara lambat laun menjadi terang. Hujan yang turun semalaman seakan terlupakan oleh hasutan burung-burung pada bumi dan pepohonan. Hati siapa yang tak terpikat oleh nuansa ini?? Pasti semua makhluk yang hidup di hutan ini akan terpikat, dan berbahagia karenanya… Kini, hati yang semula murung menjadi cerah kembali, menjadi sebuah jalinan mimpi yang nyata. Mimpi menjadi berlari-lari dan menggoda pemiliknya dengan nakal. Ia bersenda, kemudian terpatri menjadi sebuah tekad hati.
sebuah catatan, November 2010; pohon bunga dan gaun pengantin.

bongkar-bongkar lagi tuh, πŸ˜€ yang kucari ternyata belum ketemu juga. visualisasi makhluk dongengku dulu, si Giddy and Gibert. 😦

biasanya, selepas Juni, selalu heboh menanti Desember.. heheh, menanti sesuatu yang ajaib terjadi. dan… memang, hampir setiap waktu yang kuyakini itu meng-amin-kan doaku. :D. bukan masalah bulan-nya sih, melainkan keyakinan, kepercayaan (atau apalah istilahnya) untuk menggenggam ‘sesuatu’ di bulan itu. riuh dengan doa-doa, selalu takjub dengan kejutan-kejutan ajaib yang akan membuatku heboh sendiri. πŸ˜€

Akhir tahun 2010, selain pasca erupsi Merapi, adalah waktu yang mengubah segalanya. mengubah status mahasiswa-ku menjadi jobless dan galauer. wkwk. Namun yang paling penting adalah saat semuanya berubah dan mengubahku menjadi seorang wanita dewasa dengan sumpah di hadapan Rabb-nya. dengan sumpah sepanjang usiaku…

well, satu hal yang masih terngiang di benakku, dunia tak akan menunggu hati yang bermimpi tentang dongeng klasik. πŸ˜€ seorang puteri dan cintanya!! dan memang benar, cinta tak akan pernah menunggu. sampai kapan pun, cinta adalah keberanian untuk mengambil kesempatan dan pengorbanan untuk mempersilakan.. πŸ˜€

beberapa kali putaran waktu mengantar kita pada keputusan-keputusan dan takdir besar dalam kehidupan kita. selalu ada tanda-tanda bagi mereka yang percaya, tanda kebesaran Allah. terhimpun mahasempurna dalam setiap detak jantung kita.. beberapa kali, Allah hadapkan kita dengan pilihan-pilihan yang akhirnya Allah ilhamkan kepada kita untuk memilih yang terbaik di antaranya. entah karena kehendak-Nya yang menyertakan kita sebagai pengambil keputusan secara langsung ataupun tidak langsung. bukankah Allah telah berbicara dengan bahasa-Nya? πŸ™‚

beberapa yang memilih di jalan ini, sengaja ataupun tidak pada saat awalnya, sesungguhnya Allah telah karuniakan kesiapan dan kemampuan untuk melalui jalan ini dengan kemenangan. hanya tinggal yang bersangkutan sih, mau atau tidak. toh, kalau seluruh manusia di dunia ini selalu berprasangka baik sama Allah aja, kebayang deh, betapa damainya πŸ˜€ hehe para penghuni akhirat, numpang sementara di dunia.. πŸ˜€ πŸ˜€ Bukankah Allah tidak akan membebankan sesuatu kepada kita jika kita tidak mampu menanggungnya? menurutku sih, semuanya sudah pas, sesuai porsinya πŸ™‚ hanya saja, jika ada yang tidak sesuai dengan aturan Allah yang maha sempurna itu, kita harus mencari dan memperbaikinya. πŸ˜€ life is a process, and always never flat πŸ˜€ ahahaha. penuh keajaiban, kataku… seperti saat mencampurkan telur, gula dan terigu, membentuknya jadi bangunan lucu, lalu menunggunya masak dalam tungku. poof πŸ˜€ jadilah ‘makanan ajaib’ yang lezat,, krauk krauk :-p

jalan ini, jalan cinta, katanya… kalau diniatkan untuk ibadah, bentuk celengan kita di akhirat nanti, *merindu surga* >_< semoga termasuk ke dalam orang-orang yang beruntung mendapatkan rahmat-Nya.

jalan ini, jalan yang penuh cahaya, katanya.. sepenuh jiwa dan raga kita berjuang bersama. perpanjangan tangan Tuhan,, ketika tangan mungilnya menggenggam jemariku, ketika tangisnya menjerang kelegaan batinku, Subhanallah.. perjuangan itu Yaa Rabb.. semoga Kau sempurnakan aku dalam perjuangan suci itu, suatu saat nanti,,

jalan ini, jalan pilihanku, semoga jua beriring dengan ridho-Mu… beriringan pula dengan mimpi-mimpiku yang akan Kau iya-kan dengan takdir dan skenario terbaik-Mu ^^ aamiin…

“Bagaimanapun keadaan kita, mau sedih, bahagia, waktu tidak pernah berhenti menunggu. Waktu tidak peduli. Tetap berjalan.” Tuh kata Tere Liye,, πŸ˜€ jangan biarkan waktu pergi dengan sia-sia deh. #eh, kitanya ding yang sia-sia karena ‘cuek’ sama waktu.. yaah, segalanya sudah sempurna menurut Allah. nah, tinggal kita usahakan yang terbaik saja. selebihnya, Allah yang berhakΒ  πŸ™‚

mimpi-mimpi itu, masihkah Kau perkenankan untukku Yaa Rabb? semoga, semoga Kau penuhi dengan detail-detail yang teriring dalam doa-doaku. detail terbaik menurut-Mu dan barokah sepanjang waktuku πŸ™‚

arv, 12-20 August 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s